Author : Chaca Maharini.
Genre : Romance and Happy-end
RG : 13
Cast :
Handi Morgan Winata(Morgan)
Linda Kumala Sari(Linzy)
All Member 7ICONS
Nadiatu Wafrina(Frina)
Rara Anggi Dewanti(Rara)
Boy William(Boy)
Ferly Putra(Ferly)
No Copas...
No Edit...
Happy Reading All...
PART 1
******
AUTHOR POV...
Jakarta, 4 Maret 2014.
*Cinta seperti permainan logika antara akal dan perasaan. Karena mencintai seseorang adalah pilihan setiap orang*
Dalam
hidup ini setiap manusia seakan, telah bermain disetiap sinetron atau
drama. Permainan hidup yang membedakan anatra kekuasaan,harta,status di
depan mata setiap manusia. Hidup setiap manusia adalah topeng yang
selalu dimaikan oleh setiap permainan ada, prilaku jahat maupun baik
tergantung bagaimana memandang hidup ini. Tapi ini kenyataan sebuah
kehidupan dimana permainan akan tetap terus berjalan tanpa ada yang
menghalanginya. Seorang gadis yang berbalut selimut yang melilit seluruh
tubuhnya. Gadis ini cuma bisa menatap sendu kerah seorang pemuda tampan
yang masih terlelap dalam alam mimipinya. Gadis ini masih mengingat
dimana 4 bulan lalu kedua orang tuanya tega menjual dirinya pada seorang
pemuda tampan dan juga kaya. Semua ini terpaksa mereka lakukan pada
anak gadis mereka kerena, bila utang-utang tidak mereka bayar yang ada
rumah mereka akan disita makanya, gadis itu akhirnya diserahkan pada
pemuda itu. Padahal niat pemuda itu sudahjahat karena, pemuda dan gadis
itu dulunya, satu kampus. Dulu pemuda itu sangat mencintai gadis sampai
menyatakan cinta dengan sebuah paksa tapi, gadis itu menolak
mentah-mentah. Dengan cara licik pemuda itu mempergunakan kekuasaannya
untuk mendapatkan gadis itu dan juga membalas sakit hatinya karena
dirinya dulunya di tolak. Pemuda itu membalasnya dengan
menamparnya,mencambuk,menjambak sampai yang lebih sadis berhubungan
intim sesuka hatinya.
"Hiks...hiks...hiks..., "isak gadis itu yang
terus menangis bila mengingat pemuda itu atau suaminya minta
melayaninya dengan begitu kasar. Pemuda itu Morgan Oey atau Handi Morgan
Winata, siapa tidak kenal Morgan seorang aktor terkenal dan juga
pengusaha muda yang sangat kaya di Indonesia. Tapi sayang sifat buruknya
tidak diketahui oleh media, bahwa dia sering menyiksa istrinya Linda
Kumala Sari.
"Aku gak kuat yah tuhan, kenapa harus hambamu ini,
"jerit gadis ini Linzy dalam hati sambil meremas selimut yang sudah
berserahkan.
"Aku memang salah tuhan tapi, jujur sejak dulu aku
mencintainya dan aku menolak dengan alasan aku dan dia tidak
sederajat,"gumum Linzy yang menyesal menolak Morgan tapi, semua sudah
terjadi.
"Kalau saja aku tidak menuruti kemauan Angel
menghindarimu pasti kamu gak akan benciku, "kata Linzy terus menyesal
mendengarkan perkataan Angel yang sejak dulu suka dengan Morgan.
"Aku
sayang kamu Gan, sayang banget I Love You Dear, " ucap Linzy yang
mencium pipi Morgan secepat kilat. Itulah Linzy sebenarnya dia sangat
mencintai Morgan sejak dulu saat mereka bertebrakan di perpustakan
kampus yang mereka tempati. Disitulah Linzy merekan jatuh cinta dan
meresakan bahwa Morgan adalah cinta pandangan pertama dia. Tapi sekarang
berbeda Morgan yang lembut dan perhatian sekarang menjadi pemuda yang
egois,keras kepala dan selalu mementaknya dan berprilaku kasar padanya.
"Maafin aku Zy, tapi aku telanjur sakit hati sama kamu, "batin Morgan yang melihat Linzy memasuki kamar mandi.
SKIP...
SKIP...
LINZY POV....
*Bahagia itu sederhana karena, bersama dengan seseorang yang kita cintai membuat kita selalu bahagia*
Aku
masih terdiam di ruang makan yang cukup besar ini. Tidak ada
pembicaraan antara aku dan dia sejak, tadi malam dia kasar padaku. Aku
dapat melihat sorot matanya yang begitu tajam kearahku dan itu selalu
terlihat olehku. Aku tahu dia bukanlah Morgan dulu yang selalu lembut
padaku tapi, apa dia tidak menghargaiku yang capek-capek memasak makanan
favoritnya. Mungkin inilah seorang Morgan yang sudah sakit hati pada
satu gadis dan seterusnya dia akan membuat gadis itu menderita.
"Gan..., "panggilku dengan suara lembut tapi, terkesan begitu lirih.
"Aku
udah perna bilang sama kamu nona cantik!!!aku tidak sudi makan
masakanmu karena, menurutku kamu cuma cewek m..u..ra..han, "ucap Morgan
yang begitu menyayat hatiku.
"Gan apa sebenci itu kamu sama aku, aku punya alasan menolakmu dulu, "kataku dengan mata sudah berkaca-kaca.
"Alasan
apa?!kamu itu tetap orang miskin dan aku rasa tubuhmu itu pantas dijual
sama lelaki hidung belang. Ingat Zy, kamu memang istri aku tapi, aku
gak akan puas menyiksakmu, "sentaknya yang menjambak rambut begitu
keras.
"Jaga mulutmu itu!!!aku bukan cewek seperti itu dan perlu
kamu tahu, aku menikah sama kamu karena berbuatanmu. Kedua orang tuaku
kamu manfaati licik banget kamu awww...!!!"pekikku yang merasakan sakit
diubun-ubun kepala ketika, Morgan menjambakku begitu keras.
"Berani
yah, kamu sama aku. Eh Linzy harusnya kamu berterima kasih sama aku,
tanpa aku orang tuamu gak akan bisa bayar utang-utangnya ngerti gak,
"bantaknya yang semakin gencar kasar padaku.
"Jambak aku
Gan...jambak biar kamu puas!!!atau tampar aku Gan biar itu bisa
menggobati rasa sakitmu. Tapi perlu kamu tahu, aku menolaknu karena aku
sadar aku dan kamu tidak sederajat. Kamu mau tahu juga kenapa aku
menghindarimu itu karena Angel, cewek yang sangat tergila-gila sama
kamu. Bila aku tidak menghindarimu dia akan membunuh Bundaku, "kataku
yang mulai mengeluarkan unek-unekku dan perlahan Morgan melepaskan
jambakknya ketika mendengarkan kejujuranku.
"Pembohong, itu cuma
akal-akalanmu aja tapi, sayang aku tidak akan percaya sama cewek sok
jual mahal sepertimu Linzy, "ketus Morgan yang tersenyum meremehkan
kerahaku dan aku sudah muak dengan penghinaannya terhadapku.
"Jadi kamu gak percaya sama aku, oke fine, "tegasku pergi darinya dan mengambil sesuatu yang mungkin terbilang nekad.
"Apa-apaan
sih kamu Zy!!!jangan gila yah, lepas pisau itu lepas aku bilang,
"gertak Morgan yang melihat diriku memegang pisau kerah nadiku, mungkin
aku sekarang tidak begitu waras denga semua hal tentang dirinya.
"Biar aku mati saja!!!biar kamu puas tanpa menyakitiku, "jeritku yang perlahan akan menggoreskan pisau ke nadiku.
"Linzy
kamu gila yah, please Zy kamu jangan berbuat seperti itu oke aku
percaya sama kamu. Aku janji akan menuruti apa yang kamu mau atau kamu
apa, "celutuk Morgan tapi aku menghiraukan perkataannya.
"Jangan mendekat, satu langkah saja aku siap menggores pisau ini tepat dinadiku, "ancamku yang tidak takut lagi padanya.
"Linzy
sayang aku mohon lepas pisau itu dari tanganmu, "pinta Morgan yang
begitu melas dan sekarang berbeda dari Morgan yang aku kenal.
"Awww...!!!ini
yang kamu mau selamat tinggal Morgan, "lirihku yang telah menggoreskan
pisau ke nadiku. Tampak darah sudah bercucuran dari tangan kiriku. Tapi
sedetik aku pingsan seketika.
"Linzyyyyyy!!!!! bangun Zy, maafin
aku jangan tinggalkan aku, "teriakku begitu panik dan segera
menggendongnya menuju rumah sakit.
"Zy aku minta maaf, aku mohon
sama kamu jangan buat aku gila lagi sejak 2 tahun lalu, "ucap Morgan
yang sudah memasuki mobil karena, sudah panik ketika melihat keadaanku
yang berlumpur darah.
************
AUTHOR POV...
*Cinta kadang bisa menyakitkan dan bisa memabukan. Karena cinta bisa membuat seseorang itu lupa pada diri sendiri*
Sebatang
rokok terhirup oleh gadis itu karena, 5 batang rokok tidak membuat dia
lelah menghisapnya. Seperti perjalanan hidupnya yang menyedihkan dan
gadis itu begitu muak mengetahui pemuda yang dia cintai telah berstatus
menikah, rasanya dia ingin membunuh gadis itu dan rasanya dia harus
menerima tawaran Angel untuk mendapatkan pemuda itu lagi. Memang gadis
ini lebih terobsesi pada pemuda ini dari pada Angel sahabatnya. Bisa
dikatakan gadis ini begitu saiko dan tidak peduli apa kata orang kalau
dia cuma penggagu saja. Rara Anggi Dewanti itulah nama gadis itu, paras
cantik tetapi hatinya begitu busuk. Dia ini seorang penyayi sekaligus,
artis yang mempunyai filem terbanyak di Indonesia tapi, sayang hidupnya
tidak bahagia sejak kedua orang tuanya meninggal.
"Masih terus mau bunuh dia, "cetus seorang pemuda tampan dengan wajah coolnya.
"Ternyata
kamu peduli juga tapi, maaf aku tidak akan perna dengar nasehatmu yang
menurut aku tidak penting, "tegas Rara dengan wajah penuh emosi.
"Sekarang
kamu egois sampai, sama kakaka sendiri seperti ini. Ra, Kak Ferly
perhatian sama kamu dan nasehat sama kamu biar kamu tidak salah bergaul.
Tapi ternyata si Angel sahabatmu telah mencuci otakmu. Kak Ferly tidak
menemukan Rara yang dulu dari yang manja,kadang suka cerewet dan bawel
tapi sekarang semua hilang, "kata pemuda ini Ferly Putra seorang
pengusaha muda yang tajir dan dia adalah kakaka dari penyanyi bernama
Rara.
"Diam!!!Rara dulu gak ada sekarang Rara itu lebih kejam dan
jahat. Ingat kamu bukan kakakku tapi, kamu cuma sampah yang bisa buat
kebahagianku hilang, "maki Rara sambil menunjuk kemuka Ferly.
"Hebat
yah kamu udah berani lawan kakaka. Ingat Ra, yang peduli sama kamu cuma
keluargamu, bukan teman atau orang asing. Karena teman itu bisa
menusukmu, "ketus Ferly yang tidak puas menasehati adiknya.
"Ferly
Putra yang terhormat mending kamu urus pacar si Pj cewek sok polos itu,
dari pada harus ikut campur masalahku, "sindri Rara yang mulai gerah
mendengar ocehan pemuda ini.
"Jaga omonganmu , Pj itu adalah
sahabatmu tapi kenapa sekarang kamu membencinya. Apa sekarang Pj adalah
sampah yang harus kamu buang. Rara..Rara..Rara..kamu cantik tapi sayang
Kak Ferly ingin mengatakan hatimu itu sangat busuk. Ingat kalau kamu
sampai menyakitinya apa lagi sekarang cowok yang suka berstatus sudah
menikah. Dan kamu menyakiti istri satu inci tubuhmu akan dia bunuh, aku
tahu siapa dia walau sekarang dia membenciku tapi aku tahu pasti
sifatnya, "ejek Ferly yang memancing emosi Rara sehingga dia harus
menahan amarah.
"Keluar dari kamarku sekarang. Keluar!!!!!"gertak Rara yang mendorong tubuh Ferly sehingga tersungkur dilantai.
"Kamu
tidak akan bisa membunuh dia Ra, karena selama aku melindunginya dia
tetap aman, "batin Ferly harus menahan sakit hati dimasa lalunya.
**********
Jakarta, 5 Maret 2014 Jam 12.00 Wib.
*Hidup bagaikan roda yang berputar dan bahagia itu akan datang ketika, kekurangan saling melengkapi*
Sanyup-sayup
terdengar decitan roda terus berjalan dan terdengar jelas
jeritan-jeritan manusia yang harus kehilangan seseorang yang mereka
sayangi. Bau yang serba menyengat dan warna dinding yang putih membuat
suasan semakin mencekam. Tapi tidak dengan pemuda ini
tampak
wajahnya begitu sangat kusar dan disampingnya ada seorang gadis cantik
yang siap menenangkan tapi, gadis juga begitu geram ketika mendengar
dari mulut pemuda ini bahwa dia penyebab semua ini. Yah gadis ini adalah
sahabat kecil pemuda ini dan dia tahu betul kalau pemuda ini melakukan
semua karena, sakit hati. Gadis itu juga berkali-kali menasehati kalau
sampai kamu terus menyakitinya jangan menyesal dia pergi darimu. Gadis
ini tidak habis pikir sahabat kecilnya yang sangat menyayangi semua
wanita dan selalu melindunginya sekarang malah berbuat kasar dan
sekarang menyisaknya. Putri Ajeng Intan novitasari atau Pj, itu nama
gadis itu dan dia adalah pacar Ferly Putra. Dulunya Ferly dan pemuda ini
Morgan adalah sahabat karibnya, tapi semua telah berubah karena ada
suatu hal yang membuat persahabatan mereka hancur. Ketika Morgan tahu Pj
pacaran dengan Ferly dia sangat marah besar tapi, tidak diperdulikan
oleh gadis itu.
"Gan, kamu benar-benar kelewatan kalau sampai Frina adikmu tahu mati kamu, "maki Pj yang terus menghujat pemuda ini.
"Maaf Je, tapi..., "kata Morgan mengantung dan tidak ingin mengatakan kalau dia menyiksa lagi istrinya.
"Kamu
benar-benar bodoh, hay mana Morgan yang aku kenal. Oh jadi ini sifat
aslimu menikahi Linzy karena, ingin membalas sakit hatimu berengsek kamu
Gan, "cetus Pj yang tidak puas memaharu sahabatnya.
"Je, kamu gak tahu apa yang aku rasakan jadi kamu diam aja!!!"sentak Morgan yang sekarang emosi pada sahabat kecilnya.
"Oh
bagus, ini pertama bentak aku dulu-dulu gak perna. Gimana aku ada
diposisi Linzy disiksa,ditampar sampai harus melayaninya. Morgan perlu
kamu tahu mata Linzy itu tidak perna lepas kearahmu, "ucap Pj yang
mengingat dimana dulu Linzy selalu memperhatikan Morgan.
"Maksud kamu apa Je?"heran Morgan yang tidak mengerti perkataan Pj tadi.
"Kamu bisa mikir sendiri dan kamu juga mikir kenapa aku sangat benci sama Rara cewek saiko itu, "lirih Pj yang akhirnya terdiam.
"Maaf
Je, tapi aku janji kalau dia sadar aku akan prilaku baik pada Linzy.
Kamu harus tahu aku sangat mencintai memang, saat ini aku mencintai diri
dengan cara yang salah tapi dilubuk hatiku aku sangat mencintainya,
"kata Morgan yang telah menyesal menyakiti istrinya.
"Gan, bukan
ngomong saja tapi, bukti kalau kamu bakal menyayangi istrimu itu. Kalau
aku ingat sewaktu kuliah, dia yang selalu membantu aku dalam lomba karya
ilmiah atau persiapan PKL tapi, sewaktu kamu bilang Linzy kamu siksa
aku seperti cewek bodoh, "runtuk Pj yang sangat sayang kepada Linzy.
"Aku khilaf mungkin kata maafku ini tidak berarti buatmu Je, "ucap Morgan dengan wajah kesutnya.
"Sudahlah
Gan, sekarang yang penting kamu doa supaya istrimu baik-baik saja dan
tidak terjadi sesuatu yang membahayakan, "kata Pj menepuk bahu Morgan
agar pemuda itu lebih tenang.
"Keluarga pasien, "kata seorang dokter yang baru keluar dari ruang UGD tampak, dokter muda itu menatap Pj dalam sekali.
"Saya suaminya dok, bagaimana keadaan istri saya?"tanya Morgan yang masih begitu panik.
"Dia teman kamu Je, "heran dokter muda ini yang sangat mengenal siapa Pj.
"Iya
Mez, dia sahabat kecilku bagaimana keadaan istri baik-baik sajakan,
"tanya Pj lagi karena dia tahu siapa dokter muda ini dia Mezty sahabat
sewaktu SMA dulu.
"Maaf tapi nona Linzy..., "kata dokter Mezty mengantung dan menatap dua orang ini yang cukup panasaran.
"Istri saya kenapa dok?"gertak Morgan yang cukup emosi sehingga Pj harus menenangkan sahabatnya ini.
"Gan,
jangan marah-marah ingat ini rumah sakit kamu harus dengar dulu apa
yang dikatakan Mezty, "kata Pj lembut tapi terkesan menasehatinya.
"Maaf istri anda ini..., "kata dokter Mezty ragu tapi dia harus mengatakan ini.
*Cinta itu seperti sayap-sayap indah bagikan malaikat tanpa dosa, karena cinta itu suci tanpa sebuah penghianatan*
To Be Continue...
Apakah
yang terjadi pada Linzy dan apakah Morgan terus menyiksa Linzy atau
malah prilaku baik pada Linzy dan siapakah pemuda yang disukai Rara dan
siapakah orang yang mau dibunuh Rara?
Tunggu saja Part 2nya yah!!!!!!!!
Bagaimana
para readersku Part 1nya bagus gak nih, maaf kalau kurang bagus atau
fellnya malah kurang banget. Maaf juga masih ada typo bertebaran
sana-sini biasalah akukan masih penulis amatir jadi, typo masih banyak.
Please Comment and Like!!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar